Senin, 16 Mei 2016

getar hati..



aku menemukan cinta pada senyuman lemah itu..
menggetarkan hati dan jiwaku
lalu setiap detiknya aku merindukan wajah perempuan itu..
dalam keserdehanaannya, cinta mengalir ke setiap tubuhku..

resah,,
karena jauh untuk bertemu rindu..
terhalang sebuah kisah..

aku menemukan cinta pada senyuman lemah itu..
yang merubah sudut pandangku tentang hidup..
untuk lebih baik..


Jumat, 06 Mei 2016

Tentang pembacaan puisi "Senandung Pengabdian"

Sahabat ada yang keren hari ini,, di Asrama PPG SM3T UNSYIAH hari ini melakukan acara peringatan HARDIKNAS dan Isra' Mi'raj..
salah satu isi acaranya itu ada pembacaan puisi.. Dua hari yang lalu saya disuruh menciptakan sebuah puisi yang temanya tentang pendidikan juga disuruh membacanya, kaget juga sich, saya tak pernah buat puisi untuk umum, paling untuk diri saya sendiri. singkat cerita saya buat puisi dengan catatan tak mau membacanya didepan umum. jadi saya cari pembaca dan Alhamdulillah Noviana "opi" mau membacanya yang nantinya juga akan di iringi oleh alunan suara gitar yang akan di mainkan oleh Ardinius Siregar.
pembacaan puisinya tadi, feel nya sangat dapat, opi memang keren, ardinius juga wow sekali, saya juga gak tahu puisinya wow atau tidak tapi kawan2 pada nangis semua..
oiy ni puisinya..

Senandung Pengabdian
by Fahmi Abdullah


Aku berada di antara bocah-bocah kecil yang tertinggal
Untuk merajut mimpi-mimpi disebuah gubuk yang mereka sebut sekolah
Terlihat senyuman lugu yang penuh harapan saat ku datang
Bocah-bocah kecil terluar yang ingin melihat dalamnya dunia

Aku berada di antara bocah-bocah kecil yang akan menaklukkan mimpinya
Dan aku kan mengubah nada-nada sunyi mereka menjadi lebih riang
Untuk membangkitkan mimpi-mimpi yang tertinggal

Hanya semusim lalu aku menghilang
Lalu semua menjadi butiran-butiran rindu
Yang kan ku kenang dengan air mata
Aku berada di antara bocah-bocah yang memeluk erat tubuhku
menangis, melarangku pulang

Untuk kakandaku Masril yang tak pernah pulang
Yang jasadnya terkubur di negeri bocah-bocah kecil yang terluar
Tenanglah engkau dengan amal pengabdianmu
Ku lantunkan doa doa terindah
Agar jiwamu tak pernah sepi




Sahabat,, bait terakhir sengaja ku persembahkan untuk kakanda Masril, yang gugur di negri pengabdiannya,, Kepulauan Anambas dan di kuburkan disana, mungkin kapan2 saya akan kisahkan ceritanya.. 

Hari Raya Tanpa Senyummu

Hari Raya Tanpa Senyummu Takbir raya telah terdengar dari mesjid yang terletak didepan rumah Ramadhan telah pamit dari sisi insan-insan yang...